Children of the lamp

Gambar

saat itu lewat tengah hari di musim panas yang menyengat di mesir,Hussein Hussaout,Baksheesh – putranya yang berusia dua belas tahun – serta effendi – anjing mereka – berkemah di gurun sekitar tiga puluh dua kilometer di selatan kairo.
Seperti biasa,secara illegal mereka menggali untuk mencari artefak bersejarah yang bisa di jual di toko mereka.Tak ada yang bergerak di gurun itu selain seekor ular,kumbang tahi,dan kalajengking kecil.Dikejauhan, seekor keledai sedang menarik gerobak kayu yang penuh dimuati daun palem.Selain itu semua, hanya kesunyian dan keheningan yang membakar.Wisatawan biasa takkan membayangkan bahwa tempat yang tandus ini adalah bagian dari situs arkeologi terbesar di mesir.Monumen serta harta karun yang tak terhitung jumlahnya masih tersembunyi di bawah gurun ini.

Baksheesh sedang membantu ayahnya mencari benda-benda gurun.Tapi pekerjaan itu berat,dan setiap beberapa menit,baksheesh atau ayahnya akan melempar sekop,lalu kembali ke mobil land rover,untuk minum dan menyejukkan diri selama beberapa menit dalam The Akhenaten Adventure mobil yang ber AC.Pekerjaan itu juga berbahaya karena ada banyak parit yang dalam dan tersembunyi,yang dapat membuat orang atau unta yang tidak waspada terperosok.Pekerjaan di pagi hari itu menyenangkan karena telah menemukan beberapa patung shabti kecil,beberapa gerabah yang pecah,dan sebuah anting-anting emas,Baksheesh sangat senang karena dialah yang menemukan benda yang menurut ayahnya sangat berharga itu.

“Pergilah makan siang,Nak,”perintah Hussein,”kau pantas mendapatkannya.”Tapi dia sendiri terus menggali dengan harapan menemukan lebih banyak lagi artefak yang terkubur.

“Ya Ayah,”Baksheesh pergi kebelakang Land Rover,di ikuti Effendi yang berharap mendapatkan sesuatu untuk di makan.Baksheesh membuka pintu belakang dan hendak mengambil kotak pendingin saat Land Rover itu bergerak.Mengira rem tangan belum ditarik dengan benar,dia cepat-cepat berlari ke pintu pengemudi,berniat melompat ke dalam dan menarik rem lebih kuat lagi.Namun saat dia meraih, mobil mendadak bergerak menjauh.Satu atau dua detik kemudian Baksheesh merasakan guncangan dahsyat di bawah kakinya,seolah raksasa di bawah tanah telah meninju langit – langit tanah berbatu di atasnya.Saat menunduk,Baksheesh melihat tanah tampak bergulung seperti gelombang.Kehilangan Prolog keseimbangan,dia pun jatuh menimpa mobil sehingga sikunya lecet.Dia berteriak saat terjadi guncangan kedua,guncangan yang lebih dahsyat .

Baksheesh berusaha berdiri dan mempertahankan pijakan,yang jadi lebih mudah bila dia berhenti memerhatikan tanah.Sekitar empat ratus meter dari tempatnya berdiri ada tebing terjal,tempat Baksheesh an ayahnya sering menggali.Ketika dia melihat kesana,satu tebing utuh terlepas dan jatuh kelantai gurun yang menyilaukan dalam lengkungan besar debu,kerikil,batu besar,dan pasir.

Baksheesh buru-buru duduk agar tidak jatuh lagi.Dia belum pernah mengalami gempa,namun dia yakin kalau gerakan bumi yang dahsyat itu pasti gempa,Sebaliknya, ayahnya justru tampak gembira,nukan ketakutan.Dia malah tertawa histeris saat berusaha tanpa hasil mendapatkan pijakannya.

“Akhirnya,akhirnya,” dia berseru yakin kalau gempa itu terjadi demi keuntungan dirinya.

Saat guncangan semakin keras dan baksheesh kaget setengah mati,ayahnya justru tampak semakin gembira.
“Sepuluh tahun,”teriak Hussein lantang mengalahkan gemuruh keras tanah.”sepuluh tahun aku menunggu ini”.

Baksheesh semakin heran karena selera humor dan kegembiraan ayahnya tidak menunjukkan tanda-tanda akan berkurang.Bahkan,saat tanah terangkat hingga menimbulkan ledakan,yang juga mengangkat Land Rover hamper setinggi dua meter dan jatuh dalam posisi terbalik,ayahnya tetap saja gembira.
“Ayah,hentikan,”teriak Baksheesh sambil mencengkeram effendi yang melolong dan gemetar ketakutan,”Ayah kumohon hentikan.Ayah bisa mati.”

Sebenarnya Hussein Hussaout,yang berusaha berdiri di tanah yang berguncang,tidak dalam posisi berbahaya ketimbang putra dan anjingnya yang mencengkeram tanah,tapi bocah itu merasa ada yang tidak beres pada tingkah ayahnya.Seolah roh bumi melihat ada orang yang justru gembira,dia lalu menambah kekuatan gempa agar orang itu dapat di hancurkan.

Kemudian,sama mendadak dengan terjadinya,gemuruh tanah menghilang.Gerkan dahsyat itu berakhir.Debu dan pasir mengendap,dan suasanapun hening,seolah alam menahan nafas unutk menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Asyik,kan?”teriak Hussein Hussaout yang kini terjatuh berlutut setelah gempa berakhir.Dia masih menyeringai seperti orang gila,menangkupkan tangan seolah berdoa.

Baksheesh menoleh untuk melihat Land Rover mereka yang terbalik.Dia menggeleng-gelengkan kepala.”kelihatannya kita harus berjalan kaki ke jalan raya dan mencari bantuan.”katanya,”aku tak mengerti bagaimana al ini di anggap  menyenangkan?”

“Ini menyenangkan,”ayahnya bersikeras,lalu mengankat sebongkah batu seukuran CD.”lihat!Ayah tadi melihatnya ketika tanah bergerak.Selama ribuan Tahun angin dan pasir menjadi penjaga harta karun firaun,tapi terkadang saat tanah bergerak,benda yang terkubur bisa terlihat.”

Bagi Baksheesh,kepingan batu itu tdak mirip harta karun.Sebenarnya,orang pasti akan mengabaikan bongkahan batu basal halus segi empat yang berwarna abu-abu dan bergurat – gurat itu.Hussein mengangkat benda itu,dan dia segera tahu kalau itu adalah stella mesir.

“Lempengan batu ini berisi naskah kuno alam huruf hieroglyphic yang berasal dari dinasti ke-18,jelas Hussein Hussaout.”Bila benar dugaan ayah,berarti kita telah menemukan kunci untuk membuka misteri yang telah tersimpan ribuan tahun.ini mungkin akan menjadi hari terpenting dalam hidup kita.Orang seperti Ayah menunggu seumur hidup untuk mendapatkan kesempatan seperti ini.Itulah yang ayah maksudkan dengan menyenangkan,Anakku.Itulah yang membuat ayah senang.

e-book dalam bentuk 3Dnya  bisa di dapatkan disini,silakan klik download:

book

dgl

file ini dalam bentuk rar,cara membukanya pertama klik filenya sampai keluar gambar seperti dibawah ini:

Image 3

kemudian klikm baca maka akan keluar seperi ini:

Image 5

dan terakhir klik RUN,…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s